Peluang Usaha Ternak Puyuh Petelur Sebagai Usaha Sampingan yang Menguntungkan

Diposting pada

cara ternak puyuh


Dijaman yang serba sulit dan biaya hidup yang semakin tinggi, kita tidak bisa hanya mengandalkan dari satu sumber penghasilan saja.

Apalagi buat anda yang masih muda,..

Anda harus kreatif serta aktif untuk mencari solusi, Usaha apa yang bisa anda lakukan untuk menambah pemasukan, tetapi tidak menghabiskan waktu atau anda tetap masih bisa aktif bekerja.

Sebagai salah satu contoh usaha yang bisa dijadikan sebagai usaha sampingan adalah ternak burung puyuh petelur.

Karena ternak puyuh petelur tidak memerlukan modal yang besar dan perawatannya sangat mudah, jika dibanding ternak ayam petelur atau ternak unggas yang lainnya. Serta untuk memasarkan hasil panennya juga lebih mudah dibanding ternak puyuh pedaging.

Buat anda pemula yang masih bingung darimana memulai usaha budidaya puyuh yang mudah, ikuti langkah-langkah berikut ini;

Baca disini: Artikel atau pembahasan yang anda cari

Cara ternak burung puyuh petelur untuk sampingan

1. Persiapan lokasi atau kandang

Untuk lokasi anda bisa memanfaatkan halaman disekitar rumah yang kosong, yang terpenting aman dari binatang predator lain.

Kemudian buatlah kandang sesuai kebutuhan atau jumlah puyuh yang akan diternak. Baca juga cara membuat kandang puyuh.

2. Pembelian bibit

Untuk ternak puyuh petelur anda bisa membeli bibit puyuh yang betina, dan saran saya buat pemula sebaiknya jangan langsung membeli bibit dalam jumlah banyak. baca juga cara membedakan jenis kelamin puyuh.

Anda bisa membeli bibit sekitar 100-300 ekor terlebih dulu, karena dijadikan sebagai usaha sampingan agar tidak kewalahan dalam perawatan serta tidak kebingungan untuk menjual hasil panennya.

Apabila dalam jumlah tersebut sudah berhasil dan anda masih sanggup untuk merawatnya, anda bisa menambah secara bertahap.

3. Cara merawat puyuh

Perawatan burung puyuh tidak ribet, anda cukup hanya menyediakan makan dan minumnya dipagi hari sebelum berangkat kerja, dan pada sore hari pulang kerja, jangan lupa memantau serta membersihkan kotorannya apabila sudah mulai menumpuk.

4. Memasarkan hasil panen

Jika sudah mulai panen, anda bisa mengumpulkan dan menjual hasil panen ketetangga atau kepada rekan-rekan kerja.

Cukup mudah bukan…….?

Itulah peluang usaha budidaya ternak yang bisa dijadikan sebagai usaha sampingan, semoga bermanfaat.

” Apabila anda sudah berhasil serta mengetahui kendala dan dapat mengatasinya, anda bisa menambah usaha ini secara bertahap dan lama kelamaan bisa dijadikan sebagai sumber penghasilan utama, sehingga anda tidak perlu lagi bekerja diperusahaan, dan cukup menekuni usaha ini.

Mari Belajar Beternak, TERIMA KASIH.

(Visited 394 times, 4 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *