Cara Memilih Telur Ayam Kampung Yang Baik Untuk Ditetaskan

Diposting pada

memilih telur yang baik

Syarat utama sebelum kita menetaskan telur ayam untuk dijadikan sebagai bibit dalam usaha Ternak ayam kampung, adalah memilih telur yang memiliki kualitas baik untuk ditetaskan.

Tujuannya agar telur-telur yang kita tetaskan nantinya bisa menetas semua serta mendapatkan kualitas bibit yang unggul.

Walaupun memang semua telur terlihat sama, namun tidak semua telur bisa menetas jika ditetaskan.

Penyebab telur tidak menetas saat ditetaskan

Baca juga:

Sebelum kita membahas cara memilih telur yang baik untuk ditetaskan, ada baiknya jika kita simak dulu tentang penyebab telur yang tidak menetas saat ditetaskan, yaitu diantaranya:

1. Telur terlihat terang saat diteropong

Telur yang tampak jernih ketika di test dengan cahaya (teropong), sudah dapat dipastikan telur tidak akan menetas saat ditetaskan, karena telur tersebut tidak subur atau telur subur tetapi tidak ada embrio (tidak dibuahi).

2. Telur terlalu lama disimpan

Factor penyebab kegagalan lainya adalah telur terlalu lama disimpan, semakin lama telur disimpan, daya tetas telur akan semakin menurun, jadi agar daya tetas telur maksimal sebaiknya telur segera ditetaskan sebelum satu minggu.

3. Suhu pengeraman tidak sesuai

Kesalahan ini biasanya terjadi jika menetaskan telur dengan mesin tetas, yaitu tidak menjaga suhu tetap stabil, seperti salah set termostat atau banyak kebocoran pada mesin tetas, sehingga embrio tidak bisa berkembang dan mengakibatkan telur tidak menetas.

Itulah beberapa factor yang menyebabkan telur ayam tidak menetas saat ditetaskan.

Cara memilih telur yang baik

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih telur untuk ditetaskan, adalah memilih telur yang baik, adapun caranya bisa dilihat dari tampilan fisik serta aromanya.

Ciri-ciri telur yang baik untuk ditetaskan

Telur yang baik memiliki andil yang sangat besar untuk keberhasilan dalam proses penetasan, dan berikut ini adalah ciri-ciri telur yang bagus.

1. Kulit telur tidak retak

Telur yang berkualitas baik adalah cangkang atau kulitnya tidak retak, karena jika cangkangnya retak sedikit saja, maka proses penetasan dapat dipastikan tidak akan berhasil.

Kemungkinan gagalnya proses penetasan terjadi karena bakteri masuk melalui cangkang yang retak yang akan mengkontaminasi telur sehingga telur tidak berhasil menetas menjadi anakan ayam.

2. Kulit telur bersih dari kotoran

Telur yang akan ditetaskan harus bersih atau terbebas dari kotoran yang mengandung bakteri, karena bakteri-bakteri tersebut bisa mengganggu proses perkembangan embrio, dan mengakibatkan telur gagal menetas.

Untuk masalah yang satu ini bisa diatasi dengan membersihkan kulit telur menggunakan air hangat, kemudian dikeringkan dengan kain lap.

3. Telur memiliki ukuran yang standar

Ciri telur yang baik juga bisa dilihat dari bentuk dan ukuranya, telur yang baik memiliki bentuk yang tidak terlalu besar dan kecil, atau memiliki ukuran yang rata-rata hampir sama, dengan bentuk yang normal (bulat lonjong).

Selain memiliki ukuran yang standar, bobot telur juga bisa anda jadikan patokan, yaitu berat untuk telur ayam kampung yang baik adalah 40 gram/butir.

4. Warna cangkang cenderung gelap

Warna cangkang telur yang baik untuk ditetaskan adalah yang cenderung berwarna gelap, sebab biasanya kulit telur yang berwarna gelap lebih cepat menetas jika dibanding dengan telur yang warnanya terang.

5. Telur tidak bau busuk

Telur yang memiliki aroma tidak sedap sebaiknya jangan ditetaskan, karena dapat dipastikan telur tidak akan menetas, biasanya telur tersebut sudah terkontaminasi oleh bakteri karena terlalu lama disimpan dalam suhu yang tidak sesuai.

6. Perhatikan lama penyimpanan telur

Seperti yang sudah saya singgung diatas tadi, salah satu factor yang menyebabkan telur tidak menetas adalah penyimpanan telur yang terlalu lama.

Jadi jika anda ingin menetaskan telur ayam sebaiknya jangan menyimpanya telur terlalu lama, sebab kualitas telur semakin lama semakin menurun.

7. Perhatikan asal induk

Telur yang berkualitas baik, pada umumnya berasal dari indukan yang unggul, maka dari itu usahakan telur yang akan anda tetaskan berasal dari indukan yang sehat, terbebas dari penyakit, serta induk sudah berumur.

Umur indukan ayam kampung yang ideal untuk dijadikan sebagai bibit harus sudah lebih dari 1,5 tahun, selain itu perbandingan untuk induk jantan dan betina yaitu 1:4, satu ekor induk jantan untuk 4 ekor induk betina agar telur dibuahi secara sempurna.

memilih telur yang baik

8. Test mengunakan teropong

Untuk mendapatkan kualitas telur yang baik untuk ditetaskan selain dapat dilihat dari ciri fisiknya, bisa juga dilihat dengan menggunakan teropong yang tanda-tandanya seperti:

  • Rongga udara pada bagian yang tumpul dan tidak berpindah tempat saat diputar,
  • Terlihat ada bibit embrio atau titik kecil pada kuning telur.

Demikianlah cara memilih telur yang baik untuk ditetaskan yang mudah untuk anda lakukan, dengan ciri-ciri tersebut, semoga bisa menjadi acuan dalam memilih telur agar telur berhasil ditetaskan, TERIMA KASIH.

(Visited 5.704 times, 21 visits today)

2 thoughts on “Cara Memilih Telur Ayam Kampung Yang Baik Untuk Ditetaskan

    1. Mohon maaf gan, ini copas untuk apa ya?. kalau mau di public, jangan!!🙏🙏🙏. mending rewrite aja, sebab nanti gak bagus untuk SEO, mohon pengertian dan kerjasamanya ya, terimakasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *