5 Langkah Mudah Cara Beternak Kelabang Untuk Pemula

Diposting pada

ternak kelabang


Kelabang adalah hewan berbisa yang memiliki sepasang kaki pada setiap ruas tubuhnya, menurut sebagian masyarakat kelabang merupakan hewan yang sangat menakutkan, karena kecepatannya saat berlari serta racun dari gigitan yang membuat banyak orang ketakutan.

Namun justru ada sebagian orang yang memanfaatkannya dengan cara diternak atau dibudidaya.

Mungkin belum banyak yang tahu bahwa peluang usaha budidaya kelabang termasuk usaha yang sangat menjanjikan, karena banyaknya pecinta ikan hias serta burung kicau yang memburunya sebagai pakan hewan peliharaannya.

Oleh sebab itu disini admin akan membagikan cara ternak kelabang yang mudah untuk pemula sebagai berikut:

Baca disini: Artikel atau pembahasan yang anda cari

Cara budidaya kelabang

1. Persiapkan kandang

Sebelum anda memulai usaha ternak kelabang, langkah pertama yang harus anda lakukan adalah menyiapkan kandang tempat memelihara kelabang.

Untuk kandang atau wadah merawat kelabang anda bisa menggunakan akuarium, toples, ember bekas cat, atau kontainer plastik/mika.

Yang terpenting adalah terbuat dari bahan yang licin, tujuannya adalah agar kelabang tidak bisa memanjat dan kabur dari wadah.

Kemudian taruh wadah ditempat yang teduh, lembab dan tenang, sebab kelabang lebih suka dengan ketenangan, wadah juga harus terhindar dari sinar matahari secara langsung, serta jauh dari jangkauan anak-anak.

2. Persiapkan media

Jika kandang sudah tersedia, langkah selanjutnya adalah menyiapkan media untuk tempat tinggal kelabang, dihabitat aslinya kelabang lebih suka tinggal ditempat yang lembab, yaitu dibawah batu, kayu yang lapuk, atau daun yang terurai.

Jadi saat dipelihara anda juga harus menyediakan media yang mirip seperti habitat aslinya yaitu dengan menggunakan tanah, bisa menggunakan tanah bekas cacing/rayap, serta sediakan juga kelengkapan lainya seperti kayu lapuk, daun yang terurai, atau batu yang lapuk.

3. Masukkan bibit

Baca juga: Cara membedakan kelabang jantan dan betina

Jika kandang dan media sudah siap, selanjutnya anda sudah bisa langsung memasukkan bibit kelabang yang akan anda pelihara, masukkan bibit yang sudah dewasa sekitar 5-7 ekor.

Jangan terlalu banyak menaruh bibit dalam satu kandang, karena kelabang bisa memakan kelabang lain yang lebih kecil saat kelaparan.

Jika bibit sudah anda masukkan, anda harus tetap memantau untuk beberapa saat, sampai kelabang terlihat tenang atau bersembunyi.

Apabila kelabang masih mondar-mandir dan berusaha untuk kabur, berarti kelabang belum cocok/nyaman dengan media yang anda sediakan, jadi anda harus menggantinya dengan media yang baru sampai kelabang terlihat/merasa nyaman.

4. Makanan untuk Kelabang

Makanan kelabang adalah serangga kecil seperti laba-laba, jangkrik, belalang, belatung, ulat hongkong, serta renik-renik yang dihasilkan dari tanah.

Pakan bisa anda berikan pada sore/malam hari, karena kelabang lebih aktif di malam hari, kelabang akan memakan serangga dengan cara membunuh dan menggenggam mangsanya dengan taringnya yang kuat dan menyuntikkan racun ke dalamnya.

5. Cara berkembangbiak kelabang

Kelabang akan berkembangbiak atau bertelur sepanjang musim panas dan mengeraminya dalam tanah, sedangkan lipan dewasa yang lain akan melindungi telur-telur tersebut dengan cara menjaga tanah dimana tempat betina mengerami telurnya.

Kelabang berkembang biak dengan cara pejantan menyimpan sperma dalam jaring kantong di dalam tanah, lalu kelabang jantan akan membujuk betinanya untuk masuk kedalam jaring tersebut.

Kemudian kelabang betina akan mengambil sperma dan memindahkan ke organ reproduksinya.

Untuk selanjutnya kelabang betina akan menggali ruang pada kayu lapuk atau di dalam tanah dan meletakkan telurnya, kemudian lipan betina akan melingkari telur tersebut dengan tubuhnya, untuk menjaganya dari hewan predator lain.

Lipan betina akan terus menjaga telur tersebut sampai menetas, dan akan tetap tinggal bersama sampai anak-anaknya bisa mandiri atau berburu makanan sendiri, biasanya jumlah telur yang dihasilkan kelabang bisa mencapai 80-100 butir telur dalam sekali produksi.

Demikianlah panduan lengkap cara ternak kelabang yang bisa saya sampaikan, bagi anda yang berminat budidaya kelabang, bisa langsung praktekkan dan ikuti langkah-langkah diatas, semoga berhasil. TERIMA KASIH.

(Visited 3.792 times, 7 visits today)

8 thoughts on “5 Langkah Mudah Cara Beternak Kelabang Untuk Pemula

    1. Agan bisa cari digroup FB komunitas pecinta lipan Indonesia (KPLI) atau komunitas pecinta serangga Indonesia)(KPSI) disitu ada yang jual.

  1. Gan,saya pemula mau budidaya kelabang…
    Ada kah yang bisa bantu info dimana saya bisa mendapatkan pejantan dan betina nya…
    Terima kasih sebelumnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *