Cara Budidaya Burung Emprit Jepang Paling Mudah Bagi Pemula

Diposting pada

cara budidaya emprit jepang

Burung emprit jepang (Sosiety Finch) adalah burung yang banyak dikenal dengan sebutan emje atau singkatan dari emprit jepang, dan burung ini masih termasuk dalam kelompok burung Finch.

Akan tetapi burung emprit jepang memiliki banyak perbedaan jika dibandingkan dengan burung emprit lokal yaitu pada warna bulunya, karakter serta pada suara kicauannya.

Burung emprit jepang juga memiliki kelebihan pada mentalnya yang kuat, tidak gampang stres, dan relative mudah untuk dipelihara ataupun dirawat, oleh sebab itu permintaan akan burung tersebut mengalami banyak peningkatan, terutama bagi para kicau mania yang masih pemula.

Tentu saja hal tersebut membuka peluang usaha tersendiri, terutama bagi yang pandai membaca peluang, yaitu dengan cara membudidayakannya, dan bagi anda yang berminat untuk beternak burung emprit jepang silahkan ikuti langkah-langkah berikut:

Cara budidaya emprit jepang untuk pemula

Baca juga:

Cara ternak burung emprit jepang dikenal lebih mudah karena burung ini memiliki mental yang sangat baik, khususnya jika ada gangguan yang datang pada saat mengerami telur maupun merawat anak-anaknya, adapun cara menangkarnya adalah:

1. Memilih calon indukan

Langkah pertama dalam usaha ternak burung emprit jepang adalah memilih indukan, usahakan bibit untuk indukan berasal dari indukan yang berkualitas, dengan tujuan agar menghasilkan keturunan atau anakan yang berkualitas juga.

Pilihlah calon indukan jantan dan betina, namun untuk membedakan jenis kelamin emprit jantan dan betina agak sedikit susah, karena keduanya mempunyai bentuk tubuh serta warna bulu yang hampir sama.

Cara membedakan emprit jepang jantan dan betina

Cara untuk membedakannya bisa anda perhatikan dari tingkah lakunya, yaitu biasanya untuk burung emprit jepang jantan lebih aktif bergerak dan berkicau, serta suara kicauannya lebih bervariasi.

Sedangkan untuk burung emprit jepang betina lebih pasif dan jarang berkicau, dan seandainya berkicau pun suaranya terdengar monoton.

Kriteria calon indukan yang bagus

Setelah anda mendapatkan calon induk jantan dan betina, anda juga harus memperhatikan kriteria indukan burung emprit jepang yang bagus agar kualitas yang dihasilkan juga bagus yaitu seperti:

  • Usia calon induk tidak kurang dari 6 bulan, agar organ reproduksinya matang,
  • Kedua calon induk harus sehat atau tidak sedang sakit,
  • Keadaan fisik normal atau tidak cacat,
  • Calon indukan lebih agresif atau aktif bergerak.

2. Menyiapkan kandang

Untuk kandang budidaya emprit jepang bisa menggunakan kandang model soliter yang berukuran 30x30cm dan tinggi 40cm, atau bisa juga diternak secara koloni yaitu menggunakan kandang model aviary yang lebih besar.

Namun kebiasaan burung emprit jepang apabila dibudidaya secara koloni adalah induk betina akan meletakkan telurnya pada sarang induk lain, hal tersebut disebabkan sifat sosial burung emprit jepang yang sangat tinggi.

Maka dari itu sangat dianjurkan untuk mengisi satu pasang indukan saja dalam satu kandang, selain itu anda harus menyediakan tempat untuk bersarang , bisa menggunakan batok kelapa atau sejenisnya dan sediakan juga bahan-bahan untuk membuat sarangnya seperti sabut kelapa, rumput kering, daun cemara atau yang lainnya.

3. Pemberian pakan

Pakan adalah merupakan factor utama yang harus diperhatikan dalam beternak burung emprit jepang, karena pakan juga memiliki pengaruh yang besar untuk keberhasilan penangkaran, usahakan untuk memberi pakan utama yang berkualitas seperti jewawut, milet, canary seed, atau gabah.

Selain itu perlu juga anda berikan pakan tambahan berupa egg food dan sayuran hijau, sedangkan untuk memenuhi kebutuhan kalsium dalam pembentukan telur, anda juga harus menyediakan tulang sotong didalam kandang.

4. Proses penangkaran

Dalam proses ini apabila kedua burung sudah berjodoh, biasanya akan segera membangun sarang dan bertelur, dan jumlah telur yang dihasilkan biasanya sekitar 4-6 butir, kemudian telur akan dierami oleh induknya secara bergantian selama sekitar 16 hari.

Jika semua telur sudah menetas, anda harus memberikan pakan yang memiliki kandungan protein tinggi seperti gambas atau jagung, yang gunanya sebagai sumber vitamin dan energy untuk induk serta anaknya.

Ketika anakan burung emprit jepang sudah berumur sekitar 3-4 minggu, biasanya sudah mulai keluar dari sarang untuk belajar terbang dan makan sendiri, jika sudah demikian, maka anda sudah bisa memisahkan anakan dari induknya dan merawatnya sendiri, tujuannya agar indukan segera berproduksi lagi.

Demikianlah panduan lengkap cara budidaya emprit jepang yang paling mudah untuk pemula, semoga bisa dimengerti dan segera dapat dipraktekkan, jangan lupa like Fanspage FB Buidayaternak.id, untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru dari kami, TERIMA KASIH.

(Visited 661 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *