Tanggapan Masyarakat Tentang Burung Puyuh Yang Dilombakan

Diposting pada


burung puyuh yang dilombakan

Belum lama ini sedang ramai diperbincangkan di masyarakat dengan adanya burung puyuh yang dilombakan, memang yang kita ketahui selama ini burung puyuh masuk dalam jenis unggas, bukan masuk dalam kategori burung kicau.

Namun dengan munculnya inovasi baru dan terbilang unik ini, pasti mendapat respon atau sambutan yang berbeda dari masyarakat, yaitu ada yang menyambutnya dengan baik bahkan ada juga yang menolaknya dengan berbagai alasan.

Sambutan masyarakat tentang burung puyuh yang dilombakan

Untuk masyarakat menengah kebawah seperti saya pribadi, pasti akan menyambut dengan senang hati, karena dengan adanya kelas baru dalam dunia perlombaan burung kicau yaitu kelas burung puyuh, maka akan dapat meningkatkan nilai jual burung puyuh yang selama ini hanya diternak sebagai Puyuh pedaging dan Puyuh petelur saja.

Alasan lainnya adalah karena harga burung puyuh yang sangat terjangkau, sehingga akan membawa masyarakat kecil dapat ikut ambil bagian dalam dunia pelombaan burung kicau, seperti yang terjadi didaerah Banjarmasin berikut ini:

“MKB-Gelaran Latber Burung Berkicau Achell Bersatu yang dikawal Juri Ronggolawe Sabtu, 01 Desember 2018 di Srceen House Banjarmasin terlihat beda dari biasanya. Kelas baru yang dilombakan yaitu burung Puyuh ternyata menjadi kelas favorit yang ditunggu-tunggu para kicau mania.

Bagaimana tidak, kalau kelas yang lain hanya dilombakan dua kelas untuk puyuh yang suaranya khas “ceketer” sampai dilombakan sebanyak tiga kelas dengan peserta yang stabil. Ketua panitia Vahryza Setyawan mengatakan kalau kelas puyuh adalah permintaan para pemain. “Animo kicau mania di Banjaamasin untuk lomba puyuh sangat baik, akhirnya kelas tersebut kami buka sampai tiga kelas,” ujarnya. Dikutip dari (mediaoriqjaya.com)

Selain itu para peternak tentu akan lebih rajin mengamati dan menyortir ternak puyuhnya untuk mendapatkan burung puyuh yang memiliki kualitas suara yang bagus (gacor), untuk dijadikan sebagai gacoan.

Adanya lomba burung puyuh, juga diharapkan dapat membuat masyarakat yang tinggal dipedesaan, ikut serta menjaga kelestarian habitat puyuh, atau merawatnya apabila mendapat puyuh dari alam dan tidak langsung memotong untuk dimanfaatkan dagingnya.

Baca juga: Cara merawat puyuh untuk lomba

Sambutan berbeda tentang burung puyuh yang dilombakan

Berikut ini adalah sambutan yang berbeda dari kalangan kicau mania yang menolak adanya kelas baru dalam dunia perlombaan burung kicau yaitu kelas burung puyuh, dengan alasan seperti berikut:

“Burung Puyuh masuk di unggas kita seperti diketahui bersama lomba burung berkicau. Bukan lomba unggas berkicau ini yang perlu dipahami oleh kicaumania senusantara. Kalau kita merespon burung Puyuh masuk kedunia burung bisa-bisa burung Bangau burung Belibis ikut masuk. Terus bagaimana nasib dunia perburungan kita kedepan nanti??? Dikutip dari (mediabnr.com).

Itulah beberapa tanggapan dari lapisan masyarakat tentang adanya burung puyuh yang dilombakan, yang telah saya kutip dari beberapa sumber, semoga bermanfaat, TERIMA KASIH.

(Visited 461 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *