Panduan Beternak Burung Belibis yang Mudah Untuk Pemula

Diposting pada

ternak burung belibis

Burung belibis adalah merupakan jenis burung yang biasa hidup begerombol, akan tetapi ternyata burung belibis termasuk burung yang setia pada pasangannya, atau hanya akan mengawini pasangannya saja tidak seperti unggas pada umumnya.

Dibeberapa daerah sudah mulai bermunculan tempat wisata kuliner yang menyajikan aneka masakan daging belibis, karena memang tidak dapat dipungkiri bahwa sajian masakan daging belibis sangat menggugah selera.

Sehingga membuat kebutuhan akan daging belibis terus meningkat, dan ini seharusnya bisa kita manfaatkan sebagai peluang usaha, yaitu usaha beternak belibis.

Namun untuk beternak belibis sendiri tidak bisa dilakukan secara asal-asalan, sebab membutuhkan lahan khusus untuk memeliharanya agar belibis bisa hidup nyaman dan tidak gampang stres.

Baca disini: Artikel atau pembahasan yang anda cari

Habitat asli burung belibis

Burung belibis sangat mudah kita temukan dialam liar karena hidupnya berkelompok yaitu seperti didanau, dirawa-rawa, dihutan mangrove, atau dipersawahan, biasanya burung belibis bersarang pada lubang pohon bekas sarang burung lain, atau pada tumpukan ranting dipermukaan tanah.

Setelah mengetahui habitat atau tempat hidup burung belibis, selanjutnya saya akan membahas tentang cara budidaya burung belibis yang sudah saya rangkum dari beberapa sumber agar bisa membantu memudahkan anda yang ingin memulai usaha ini.

Cara Ternak Burung Belibis

1. Persiapan bibit

Langkah awal yang harus anda lakukan saat ingin memulai usaha ternak belibis adalah mempersiapkan bibit/indukan, untuk mempersiapkan bibit burung belibis yang paling gampang adalah membeli langsung dari penyedia bibit.

Tetapi tentu membutuhkan biaya yang lumayan, karena biasanya harga bibit burung belibis sedikit mahal, namun jika bajet minim anda bisa mendapatkan bibit dengan menangkapnya dari alam.

Untuk menangkap belibis dari alamnya memang agak sulit karena burung belibis termasuk burung yang agresif dan sangat liar, adapun cara menangkap belibis dialam adalah menggunakan jaring burung dengan cara memancingnya memakai suara siulan atau suara khas yang dimiliki burung belibis.

Saran “Jika bibit sudah anda dapatkan, sebaiknya pilihlah bibit yang masih anakan, agar bibit lebih cepat beradaptasi dengan tempat barunya, karena jika bibit yang sudah dewasa biasanya akan sulit untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya dan bibit gampang mati.

2. Persiapan kandang

Jika calon bibit yang akan anda ternak sudah tersedia, langkah berikutnya adalah mempersiapkan kandang.

Kandang adalah merupakan sarana pendukung utama dalam usaha beternak belibis, kandang bisa dibuat menggunakan bahan yang mudah didapat tetapi harus kuat dan tahan lama, tujuannya agar belibis tidak kabur.

Burung belibis merupakan burung yang lebih banyak menghabiskan waktunya di air, jadi sebaiknya buatlah kandang lengkap dengan kolamnya, untuk ukurannya bisa anda sesuaikan dengan jumlah bibit yang akan anda pelihara.

ternak burung belibis

Misalnya untuk kolam ukuran 2×3 meter, idealnya untuk 10 ekor belibis, jika jumlah belibisnya lebih banyak sebaiknya ukuran kolamnya anda buat lebih lebar lagi.

Selain kolam anda juga harus membuatkan rumah-rumahan yang alasnya dilapisi jerami, tujuannya adalah agar kondisi kandang selalu hangat atau bisa sebagai tempat bersarang belibis saat bertelur.

3. Pemberian pakan

Makanan utama belibis di alam bebas adalah ikan dan biji-bijian sedangkan untuk belibis yang dibudidaya, anda bisa menggantinya dengan makanan yang biasa diberikan pada bebek yaitu seperti jagung yang digiling kasar, dan bisa dicampur dengan gabah atau bekatul.

Namun untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya anda juga bisa memberikan makanan hewani seperti keong, ikan-ikan kecil, cacing dan lainnya.

4. Pemeliharaan kandang

Walaupun belibis suka sekali dengan keadaan lembab namun bukan berarti yang lembab itu kotor, jadi anda harus menjaga kebersihan kandang dari sisa-sisa makanan sesering mungkin, agar tidak mendatangkan semut, serta kuman dan bakteri yang bisa menimbulkan penyakit.

5. Masa produksi

Dalam satu tahun akan ada tiga kali musim kawin, dan pada masa itu burung belibis akan kawin dan bertelur, jumlah telur yang dihasilkan biasanya sekitar 6-10 butir, burung belibis akan mengerami telurnya secara bergantian antara betina dan pejantan, dan telur akan menetas sekitar 21 hari.

Selain menetaskan telur belibis dengan cara alami anda juga bisa menetaskan telur belibis dengan menggunakan mesin penetas, keuntungan menetaskan telur belibis dengan mesin penetas adalah jumlah telur yang ditetaskan lebih banyak, dan hasil dari anakan belibis bisa seragam/sama.

6. masa panen

Itik/anakan belibis yang telah berhasil ditetaskan sebaiknya anda rawat sendiri, dengan cara menyiapkan kandang khusus pembesaran dan jangan lupa berikan penghangat ruangan menggunakan lampu, karena anakan belibis biasanya tidak tahan dengan cuaca dingin.

Jika anda ingin menjadikan anakan belibis sebagai indukan, anakan belibis yang sudah berusia 3 bulan, sudah bisa dilepas atau digabungkan dengan belibis dewasa.

Tetapi jika anda ingin memanen/menjualnya sebagai belibis konsumsi, pada usia 4 bulan anakan belibis sudah bisa dipanen/dijual atau bisa juga disesuaikan dengan permintaan pasar.

Demikianlah panduan cara ternak belibis untuk pemula yang bisa saya sampaikan, semoga bisa membantu anda yang beminat menekuni usaha budidaya belibis dan sukses dikemudian hari.

Jangan lupa like fanspage kami untuk mendapatkan informasi-informasi terbaru dari kami tentang seputar dunia budidaya ternak, TERIMA KASIH.

(Visited 200 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *